Minggu, 21 Januari 2018

STRATEGI MARKETING MAKANAN RINGAN


Banyak makanan ringan asli Indonesia yang memiliki aneka varian. Mulai dari keripik singkong, keripik pisang, keripik buah, keripik kentang, keripik ubi, keripik tempe, keripik nangka dll.

Percayakah Anda bahwa dari makanan ringan ini, dan diproduksi di rumah bisa menghasilkan omset milyaran perbulan?

Siapa yang tidak mengenal sosok luar biasa ini. Reza Nurhilman mampu membuat makanan kampung menjadi makanan "top" diindonesia hingga mancanegara.

Lewat sebuah produk yang berlabel "maicih" Reza mampu mengangkat keripik singkong menjadi snack papan atas yang kini digandrungi banyak remaja di indonesia.

Bahkan, diawal penjualannya pun. Banyak sekali calon pelanggan yang rela mengantri untuk mendapatkan keripik maicih tersebut.

Tak tanggung-tanggung, kini Sang "presiden" mampu menghasilkan omzet miliaran setiap bulannya lewat keripik yang diberi brand "maicih" tersebut. Hingga kini, maicih telah tersebar diberbagai penjuru nusantara hingga mancanegara.

Ini adalah benar-benar prestasi yang luar biasa dari seorang anak muda yang mampu mengangkat makanan kampung menjadi makanan GO Internasioal.

Sukses dalam strategi penjualan itu ada polanya. Bila Anda melihat orang sukses, jangan dengan pandangan jasmani saja, tetapi dengan pandangan rohani juga. Lihat secara psikologis dan strategi ilmu buminya. Semua pasti ada pola.

Nah ini yang akan saya bagikan ke Anda, bagaimana seorang REZA bisa menjadi sukses hanya dengan KRIPIK.

Ternyata Pola yang dilakukan adalah :

1. PRODUK MEMILIKI KEUNIKKAN

Buat produk keripik anda menjadi unik. Hal ini dimaksudkan agar keripik anda mudah diterima oleh masyarakat dan terlihat berbeda dari usaha keripik kompetitor. Keunikan bisa dibuat dari sisi kemasan, rasa atau promosinya.

Apa keunikan Kripik Maichi?

keunikan dengan memberi level tingkat kepedasan pada keripik singkong buatannya itu.

Dan pada saat itu, maicih menjadi satu-satunya keripik singkong dengan memberikan 3 level tingkat kepedasan berbeda. Itulah salah satu keunikan yang bisa membuat maicih diburu oleh mereka pecinta makanan pedas.

Keripik maicih dengan level-levelnya. Semakin tinggi level, biasanya semakin pedas rasanya.

Ini pola pertama..

2. MENENTUKAN LEAD / TARGET MARKET

Jika penjualan keripik anda belum juga memperlihatkan tanda-tanda kemajuan, ada baiknya untuk menentukan ulang target pasar yang anda bidik. Apakah untuk kalangan muda, ibu-ibu, bapak-bapak, atau malah kakek nenek.

Dengan mengetahui dan menentukan target pasar yang jelas, akan mendorong anda untuk membuat strategi penjualan yang lebih tepat.

Ini dilakukan Reza dengan cara membidik target market usia 16- 25 tahun.

Ini pola kedua : TARGET MARKET / LEAD.

3. PERKENALKAN MERK / PRODUK

Agar merk keripik yang anda miliki cepat dikenal, ada baiknya untuk memperkenalkan merk, atau istilahnya mengkomunikasikan merk ke pasar.

Secara teori  komunikasi merk bisa secara ATL (Above The Line) seperti koran, majalah atau komunikasi model BTL (Below The Line) dengan menggunakan spanduk, banner, brosur.

Jangan lupa juga untuk memperkenalkan merk secara online melalui media sosial, seperti facebook, twitter dan instagram. Kalau bisa jadi trending tropic di twitter, kan lumayan tuh 😀

Agar konsumen lebih yakin, anda juga bisa meminta sertifikat halal dari MUI untuk produk keripik yang anda buat.

Sang Reza melakukan nya di TWITTER.. ini pola dia memperkenalkan merk nya.

4. MEMBENTUK SISTEM MARKETING FUNNEL YAITU KOLAM PELANGGAN RESELLER DAN DISTRIBUTOR

Reseller disebut juga agen atau distributor. Reseller akan membantu memasarkan produk keripik anda. Pilih reseller yang memiliki jaringan luas atau tempat usaha yang sudah ramai dikunjungi banyak orang.

Reza lakukan ini : Keripik maicih dipasarkan secara eksklusif lewat para distributornya yang disebut Jenderal. Para Jenderal maicih membangun kerjasama dengan konsumen yang disebut dengan Icihers.

Keduanya membangun suatu komunitas yang bertujuan untuk melakukan aktivitas promosi dan distribusi produk maicih.

Ini Pola Keempat Reza : Membuat Team Tenaga Markerting dengan Funnel Sistem.

5. BELAJAR TAQWA DAN SEDEKAH

Pola ini adalah Pola yang saya sarankan, kenapa?

Sadari bahwa rezeki itu datangnya dari Allah, maka sudah sepatutnya dalam bisnis kita harus mendapatkan ridho Allah terlebih dahulu.

Dalam Alquran diajarkan bahwa untuk mendapatkan ridho Allah, kita bisa peroleh melalui Taqwa dan Sedekah.

Inilah pola yang dilakukan oleh REZA, dari Pola Suksesnya saya menyimpulkan bahwa sesungguhnya dia menggunakan Sistem Marketing Funnel.

Mau belajar Sistem Marketing Funnel? Ajak teman2 join di grup ini.

Semoga bermanfaat… Anda boleh share tanpa izin ^_^

0 komentar:

Posting Komentar

 
p